Showing posts with label Tips. Show all posts
Showing posts with label Tips. Show all posts

Wednesday, 25 March 2009

Membangun Motivasi Dalam Diri

Cita-cita atau tujuan hidup ini hanya bisa diraih jika anda
memiliki motivasi yang kuat dalam diri anda. Tanpa motivasi apapun,
sulit sekali anda menggapai apa yang anda cita-citakan. Tapi tak
dapat dipungkiri, memang cukup sulit membangun motivasi di dalam
diri sendiri. Bahkan mungkin anda nggak tahu pasti bagaimana cara
membangun motivasi di dalam diri sendiri.

Padahal sesungguhnya banyak hal yang dapat dilakukan untuk
menumbuhkan motivasi tersebut. Caranya...? coba simak kiat berikut
ini:

Ciptakan sensasi
Ciptakan sesuatu yang dapat "membangunkan" dan membangkitkan gairah
anda saat pagi menjelang. Misalnya, anda berpikir esok hari harus
mendapatkan keuntungan 1 milyar rupiah. Walau kedengarannya
mustahil, tapi sensasi ini kadang memacu semangat anda untuk
berkarya lebih baik lagi melebihi apa yang sudah anda lakukan
kemarin.

Kembangkan terus tujuan anda
Jangan pernah terpaku pada satu tujuan yang sederhana. Tujuan hidup
yang terlalu sederhana membuat anda tidak memiliki kekuatan lebih.
Padahal untuk meraih sesuatu anda memerlukan tantangan yang lebih
besar, untuk mengerahkan kekuatan anda yang sebenarnya. Tujuan hidup
yang besar akan membangkitkan motivasi dan kekuatan tersendiri dalam
hidup anda.

Tetapkan saat kematian
Anda perlu memikirkan saat kematian meskipun gejala ke arah itu
tidak dapat diprediksikan. Membayangkan saat-saat terakhir dalam
hidup ini sesungguhnya merupakan saat-saat yang sangat sensasional.
Anda dapat membayangkan 'flash back' dalam kehidupan anda. Sejak
anda menjalani masa kanak-kanak, remaja, hingga tampil sebagai
pribadi yang dewasa dan mandiri. Jika anda membayangkan 'ajal' anda
sudah dekat, akan memotivasi anda untuk berbuat lebih banyak lagi
selama hidup anda.

Tinggalkan teman yang tidak perlu
Jangan ragu untuk meninggalkan teman-teman yang tidak dapat
mendorong anda mencapai tujuan. Sebab, siapapun teman anda,
seharusnya mampu membawa anda pada perubahan yang lebih baik.
Ketahuilah bergaul dengan orang-orang yang optimis akan membuat anda
berpikir optimis pula. Bersama mereka hidup ini terasa lebih
menyenangkan dan penuh motivasi.

Hampiri bayangan ketakutan
Saat anda dibayang-bayangi kecemasan dan ketakutan, jangan melarikan
diri dari bayangan tersebut. Misalnya selama ini anda takut akan
menghadapi masa depan yang buruk. Datang dan nikmati rasa takut anda
dengan mencoba mengatasinya. Saat anda berhasil mengatasi rasa
takut, saat itu anda telah berhasil meningkatkan keyakinan diri
bahwa anda mampu mencapai hidup yang lebih baik.

Ucapkan "selamat datang" pada setiap masalah
Jalan untuk mencapai tujuan tidak selamanya semulus jalan tol. Suatu
saat anda akan menghadapi jalan terjal, menanjak dan penuh bebatuan.
Jangan memutar arah untuk mengambil jalan pintas. Hadapi terus jalan
tersebut dan pikirkan cara terbaik untuk bisa melewatinya. Jika anda
memandang masalah sebagai sesuatu yang mengerikan, anda akan semakin
sulit termotivasi. Sebaliknya bila anda selalu siap menghadapi
setiap masalah, anda seakan memiliki energi dan semangat berlebih
untuk mencapai tujuan anda.

Mulailah dengan rasa senang
Jangan pernah merasa terbebani dengan tujuan hidup anda. Coba
nikmati hidup dan jalan yang anda tempuh. Jika sejak awal anda sudah
merasa 'tidak suka' rasanya motivasi hidup tidak akan pernah anda
miliki.

Berlatih dengan keras
Tidak bisa tidak, anda harus berlatih terus bila ingin mendapatkan
hasil terbaik. Pada dasarnya tidak ada yang tidak dapat anda raih
jika anda terus berusaha keras. Semakin giat berlatih semakin mudah
pula mengatasi setiap kesulitan.

Kesimpulannya, motivasi adalah 'sesuatu' yang dapat menumbuhkan
semangat anda dalam rangka mencapai tujuan. Dengan motivasi yang
kuat di dalam diri sendiri, anda akan memiliki apresiasi dan
penghargaan yang tinggi terhadap diri dan hidup ini. Sehingga anda
pun nggak ragu lagi melangkah mencapai tujuan dan cita-cita hidup
anda..!

Baca Selengkapnya.......

Tips Bangun Pagi


Ada sebagian orang yang merasa kesulitan untuk dapat bangun di pagi hari, terutama bagi orang yang harus menyelesaikan deadline-nya atau mereka yang memiliki kebiasaan tidur larut malam. Hal tersebut terkadang dapat menjadikan anda sulit untuk dapat bangun pagi, apalagi jika anda memiliki aktivitas atau janji pada pagi hari. Untuk dapat bangun pagi, sebenarnya harus didasarkan oleh niat untuk bangun pagi. Apapun yang anda lakukan jika tidak didasarkan oleh niat, maka anda justru merasa sulit untuk bisa melakukan rencana anda.

Bagi anda yang merasa kesulitan untuk mengangkat kelopak mata dan badan anda untuk segera bangun, saya akan mencoba memberikan tips kecil untuk bisa bangun pagi yang bisa anda coba.



Cobalah letakkan jam weker jauh dari posisi atau tempat anda tidur. Itu untuk mengantisipasi gerakan reflex anda untuk segera mematikannya ketika jam weker tersebut berbunyi dan kembali tidur. Karena saya pernah mengalami kejadian seperti itu. Meletakkan weker pada posisi dekat dengan saya, dan ketika jam weker tersebut bunyi, dengan segera saya mematikannya dan kembali tidur. Oleh karena itu, jika anda meletakkan jam weker jauh dari posisi anda, mau tidak mau anda harus berusaha bangun untuk mematikannya. Jika anda masih meragukan tips tersebut atau anda sudah pernah mencobanya namun tidak berhasil, anda bisa mencoba tips yang kedua.

Alternative ini, khusus bagi anda yang mungkin sangat sulit atau merasa frustasi untuk bisa bangun pagi. Disini anda masih tetap menggunakan cara diatas, tapi selain itu anda harus mempersiapkan baskom atau ember yang diisi dengan air, dan kemudian letakkan jam weker pada posisi tidak jauh dari ember tersebut. To the point, manfaat dari ember tersebut adalah setelah anda mematikan jam weker, anda dapat bersegera untuk memasukkan kepala anda ke dalam ember tersebut mencuci muka. Karena seperti yang kita ketahui, dengan mencuci muka kita akan merasakan kondisi yang lebih fresh dari sebelumnya. Selain itu, kondisi kantuk anda dapat berkurang atau bahkan hilang karena effek dari cuci muka.

Alternatif kedua tersebut tidak perlu dilakukan jika posisi kamar anda tidak jauh dari toilet, karena anda bisa langsung segera mencuci muka atau bahkan langsung mandi. Dan selain itu cara ini cukup ampuh buat yang susah sekali untuk bisa bangun pagi.

Baca Selengkapnya.......

Friday, 20 March 2009

Khasiat Madu Untuk KecantiKan

Sejak dulu kala kecantikan adalah modal utama kaum hawa, tak heran jika para wanita berupaya dengan berbagai cara untuk menjaga keindahan tubuh mereka. Salah satu bahan alami, yang sejak jaman dulu dipercaya penuh dalam menjaga kecantikan adalah madu. Hingga kini, madu digunakan dalam berbagai produk kecantikan dari produk untuk kulit hingga perawatan rambut.



Madu merupakan humectant yang berarti memiliki kemampuan untuk menarik dan mengikat kelembaban. Kemampuan kulit untuk mempertahankan kelembaban merupakan faktor penting untuk menjaga kelembutan, kekenyalan dan kelenturan kulit. Sejalan dengan bertambahnya usia, kulit kehilangan kemampuannya untuk mengikat air - yang mengakibatkan kulit kering atau keriput. Pengaruh lingkungan tak kalah buruknya bagi kulit, seperti terpapar polusi dan berbagai zat kimia.

Ketimbang kocek habis untuk perawatan di spa, sebenarnya kita bisa melakukan perawatan pribadi dengan bahan yang paling alami, yakni madu. Zat alami yang terkandung dalam madu membantu tubuh menjalankan fungsinya dalam melembabkan kulit. Lebih dari itu, madu alami cocok untuk segala jenis kulit, bahkan bagi kulit yang sangat sensitif sekalipun.

Sebuah penelitian terbaru menyebutkan efektivitas madu sebagai antimicrobial agent, yang berfungsi mencegah pertumbuhan bakteri. Menurut Janice Cox, penulis buku Natural Beauty at Home, kandungan antimicrobial dalam madu membuatnya bermanfaat dalam perawatan jerawat ringan. Berbeda dengan produk-produk perawatan jerawat lainnya, kandungan pelembab dalam madu tak membuat kulit kering.

Hasil penelitian terbaru itu juga mengembangkan proses menggunakan madu untuk menciptakan alpha hydroxy acids (AHAs). AHAs merupakan kandungan penting yang ada dalam setiap krem kulit dan pelembab karena fungsinya sebagai pengelupasan kulit. Perawatan dengan cara pengelupasan ini berguna untuk meningkatkan perbaikan sel kulit dan meremajakan kulit. Namun, cara ini juga bisa menyebabkan kulit teriritasi, jadi dengan menambahkan pelembab alami dari madu membuat produk AHAs jadi lebih sempurna.

Jika Anda termasuk orang yang senang mengambil manfaat madu alami untuk memoles kecantikan Anda, nggak ada salahnya untuk menyimak tips khasiat madu untuk kecantikan berikut. Siapa tahu Anda bisa lebih cantik dan `fresh` tentunya.

# Menyejukan Kulit (Untuk Kulit Berjerawat Ringan)
Campurkan ½ cangkir air hangat dengan ¼ sendok teh garam. Dengan menggunkan cotton bud oleskan langsung ke bagian yang berjerawat. Beri tekanan dengan kapas selama beberapa menit, untuk melembutkan bagian tersebut. Gunakan kapas, oleskan madu pada bagian yang berjerawat. Biarkan selama 10 menit. Lalu basuh dan tepuk-tepuk perlahan hingga keringkan.

# Masker Pengencangan Wajah
Dari beberapa penelitian terungkap, madu yang dipergunakan sebagai masker wajah, sangat efektif menghambat proses penuaan dini dan keriput. Berminat ? coba oleskan madu murni pada wajah Anda dan biarkan selama kira-kira 15 menit, hingga mengering. Setelah kering, basuhlah wajah Anda dengan air hangat.

Madu untuk masker wajah
Madu untuk masker wajah
# Mandi Untuk Kulit Berkilau
Hasil penelitian Janice Cox terungkap, madu menimbulkan efek yang luar biasa pada kulit. Salah satunya adalah membuat kulit berkilau. Untuk melembabkan, melembutkan dan membuat kulit berkilau, bawa serta sebotol madu saat Anda mandi. Oleskan ke kulit dan tepuk-tepuk dengan kedua tangan hingga mengering. Sementara menepuk-nepuk kulit, madu akan lengket di kulit Anda. Basuhlah bekas madu yang lengket tersebut setelah Anda selesai. Dan Anda bisa menikmati hasilnya dengan kulit yang nampak cantik nan cerah !!!

# Mandi Madu
Ini bukan lagunya Elvie Sukaesih ! Percaya atau tidak, khasiat mandi madu ini sudah dilakukan sejak zaman ratu Cleopatra. Untuk mendapatkan aroma yang manis dan kulit lembut, tambahkan ¼ hingga ½ cangkir madu di air mandi Anda.

# Scrub Madu
Masih seputar manfaat untuk kulit, madu juga dapat dipergunakan untuk mengelupas kulit mati (scrubbing). Campurkan 1 sendok teh madu dengan sedikit tepung almond ke telapak tangan Anda. Gosokkan perlahan ke wajah sebagai scrub wajah. Lalu basuh wajah Anda dengan air hangat untuk mengangkat madu.

# Pembersih Wajah Setiap Hari
Caranya sangat sederhana dan mudah, campurkan 1 sendok makan madu dengan sedikit susu bubuk di telapak tangan. Oleskan di wajah untuk membersihkan semua kotoran dan make-up, dan lalu basuh hingga bersih dengan air hangat.

# Rambut Berkilau
Agar rambut berkilau dan mudah diatur, campurkan 1 sendok makan madu, perasan satu jeruk nipis, dan sedikit air hangat. Bilas rambut Anda dengan shampo seperti biasa dan lalu
tuangkan campuran tadi pada rambut. Keringkan rambut dengan cara biasa.

# Conditioner Rambut
Di luar dari manfaat untuk rambut berkilau, madu juga dapat menjaga kesehatan rambut dan kulit kepala. Coba campurkan ½ cangkir madu dan satu sendok malan minyak zaitun. Oleskan merata ke rambut dan kulit kepala, lalu ambil penutup rambut dan biarkan selama 30 menit dalam keadaan tertutup. Setelah 30 menit, keramasi dengan shampo dan bilas rambut Anda seperti biasa.

Mandi madu kulit berkilau
Mandi madu kulit berkilau
# Toner Kulit
Untuk mengencangkan, melembutkan dan melembabkan kulit, campurkan 1 buah kulit jeruk ditambah satu sendok makan madu dalam blender hingga halus. Gosokan perlahan campuran
madu tadi ke wajah dan biarkan selama 15 menit. Lalu basuh wajah Anda dengan air hangat untuk membersihkan campuran tadi.

Jika mau sedikit repot, dengan tips yang kami berikan di atas Anda dapat menciptakan produk-produk bak spa di rumah. Jangan ragu untuk meracik madu dengan bahan-bahan alami lainnya. Mengingat madu memang produk yang paling luar biasa untuk kecantikan, karena banyak terkandung enzyme bermanfaat, vitamin dan mineral.

Tapi, yang harus benar-benar diingat, sebelum Anda melakukan eksperimen, sebaiknya pastikan produk madu yang Anda beli 100 % murni. Dan bagi Anda yang alergi pada madu, sebaiknya jangan mencoba resep ini. Selamat mencoba.!



Baca Selengkapnya.......

Sunday, 28 December 2008

Pendekatan Spiritual Lahirkan Siswa yang Kreatif

DALAM Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UUSPN) No 20 Tahun 2003, dijelaskan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya sehingga memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan bagi dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara.
soal ujian


Pengertian pendidikan tersebut mengisyaratkan bahwa proses pembelajaran yang diharapkan lebih berorientasi kepada pengembangan aspek afektif dan psikomotor yang bersifat adaptif dengan kebutuhan lingkungan.

Realitas yang terjadi di lapangan menunjukkan proses pembelajaran masih bersifat konvensional, yakni menempatkan siswa sebagai objek dan tolok ukur hasil belajar siswa dengan hanya berfokus pada kuantitas hasil belajar yang bersifat kognitif.

Dampak dari proses seperti tersebut, pendidikan baru dapat menghasilkan siswa yang pandai secara kognitif tetapi tidak peka terhadap permasalahan yang terjadi di masyarakat dan belum mampu mengaplikasikan teori yang diterima dalam kehidupan sehari hari. Padahal, permasalahan hidup di masyarakat semakin kompleks sehingga sudah saatnya proses pembelajaran membiasakan siswa untuk peka terhadap masalah di sekitarnya dan berusaha berpartisipasi aktif untuk mencari solusinya. Maka proses pembelajaran yang diharapkan adalah proses yang lebih berfokus pada aspek afektif dan psikomotor.

Untuk mengembangkan aspek afektif dan psikomotor yang adaptif, dituntut siswa yang memiliki daya kreativitas, yakni siswa yang tidak hanya berperan sebagai penerima informasi, tetapi mampu menjadi filter terhadap informasi yang diterima, bahkan menjadi sumber informasi/inspirasi bagi yang lain (trendsetter).

Menurut Clark Moustakas (Utami Munandar,1999), "Kreativitas adalah pengalaman mengaktualisasikan identitas individu dalam bentuk terpadu yang berhubungan dengan diri sendiri, alam, dan orang lain."

Adapun menurut Sund dan Carin (Poedjiadi, 1994), dijelaskan bahwa terdapat lima ciri perilaku kreatif, yaitu (1) Lancar, memiliki kemampuan menyelesaikan masalah secara cepat dan tepat, (2) Luwes, memiliki kemampuan menyelesaikan masalah secara bijak dan fleksibel, (3) Asli, memiliki kemampuan memperoleh berbagai ide yang original, (4) Elaborasi, mampu mendeskripsikan berbagai ide secara terperinci, dan (5) Peka, responsif terhadap adanya masalah dan situasi tertentu.

Salah satu pendekatan yang tepat dalam upaya mengembangkan kreativitas siswa adalah melalui Pendekatan Spiritual Keagamaan. Pendekatan Spiritual Keagamaan adalah serangkaian metode yang digunakan untuk meningkatkan potensi spiritual dengan berorientasi pada ajaran Illahi. Pendekatan ini menanamkan kesadaran akan adanya Allah (God consciousness). Karakteristik orang yang sadar bahwa Allah ada akan memiliki perilaku:

1) Integrity (kejujuran), yakni dalam berbuat, berbicara selalu jujur dan selalu menghargai/mengakui hasil karya orang lain.
2) Energik (semangat), yakni selalu berusaha untuk mengeksplor berbagai potensi diri dengan tidak mengganggu hak orang lain.
3) Wisdom (bijaksana), yakni mampu menempatkan sesuatu pada tempatnya.
4) Inspiration (banyak ide), yakni selalu berusaha untuk melakukan inquiri sehingga diperoleh ide ide yang inovatif.
5) Spirit (kuat), artinya memiliki kekuatan mental yang pantang menyerah dan tidak mudah putus asa.

Jika dianalisis, ciri ciri siswa kreatif dan karakteristik seseorang yang memiliki God consciousness memiliki kesamaan, yakni keduanya berfokus pada pengembangan aspek afektif serta psikomotor dalam bentuk keterampilan berpikir dan berkreasi dengan mengedepankan semangat kejujuran dan kebijaksanaan atas dasar kesadaran diri yang diaktualisasikan dalam wujud siswa yang aktif, inovatif, menghargai hasil karya orang lain, dan selalu berusaha memperbaiki diri (try by error) sebagai hasil learning by experience.

Pendekatan Spiritual Keagamaan melalui penanaman God Consciousness memberikan spirit bagi guru bahwa terwujudnya siswa kreatif tidak lagi menjadi harapan hampa selama kita memegang komitmen untuk tawakal terhadap niat bahwa profesi guru merupakan amanah dari Allah, dan bahwa Allah ada dan selalu melihat kita. (*)

Baca Selengkapnya.......

Tuesday, 9 December 2008

10 Tips Sukses Dalam Kehidupan



Sepuluh tahun yang lalu, kalau saya ditanya apakah tip sukses saya, mungkin saya tidak bisa menjawab. Sekarang, sukses bagi saya bukanlah ketika buku saya menjadi best-seller atau ketika menerima pujian untuk artikel ilmiah yang diterbitkan di jurnal terkemuka di Inggris Raya. Sukses bukan pula ketika saya dan suami berhasil juga membeli rumah di San Francisco Bay Area dengan keringat sendiri setelah hampir sepuluh tahun merantau di Negeri Paman Sam.

Sukses bagi saya adalah mindset. Sukses adalah saya; saya adalah sukses. Sukses bukan tujuan, bukan pula perjalanan. Success is about being dan becoming.

Berani dan overconfident kedengarannya? Mungkin, yang jelas ribuan bahkan jutaan manusia “sukses” di dunia alias manusia bermental juara mempunyai mindset seperti ini.

Apakah Anda perlu menjadi juara tenis tingkat Wimbledon atau juara golf profesional di PGA Pebble Beach untuk disebut “sukses”? Apakah Anda perlu mengendarai Corvette dan Lexus SUV hybrid? Jelas tidak. Seorang bermental juara alias bermindset “orang sukses” bisa jadi hanyalah seorang salesman saja.

Ambillah contoh Bill Porter, seorang salesman door-to-door dari Portland, Oregon yang terlahir dengan cerebral palsy. Ia berjalan kaki setidaknya 10
mil perhari selama 40 tahun dengan tertatih-tatih setiap hari tanpa mengeluh. Hebatnya, karena tubuhnya bagian kiri tidak bekerja sebagaimana
orang normal, ia sebenarnya sangat sulit untuk berjalan tegak dan berbicara dengan jelas. (Baca www.billporter.com, film “Door to Door” dan buku
berjudul “Ten Things I Learned from Bill Porter” oleh Shelly Brady.) Dengan penghasilan pas-pasan dari seorang salesman rumah ke rumah, jelas di mata oang awam ia tidaklah termasuk kategori “sukses secara finansial.”

Namun, bagi saya, Bill Porter adalah salah satu orang paling sukses di dunia yang amat sangat saya kagumi. Salah satu cita-cita saya adalah bertemu muka dengan beliau suatu hari.

Nah, lantas apa resep 10 tip sukses ala Jennie?

**

front cover*Satu*, bersyukurlah atas hari ini. “Just to be alive is a grand thing,” kata Agatha Christie, salah satu novelis detektif terkemuka. Jauhkanlah
perasaan depresi dan sedih tanpa juntrungan. Jalani setiap hari dengan hati penuh syukur. Ingatlah akan Bill Porter. Kalau dia bisa jadi seorang
salesman berhasil, apapun yang Anda inginkan sebenarnya pasti bisa tercapai.

**

*Dua*, belajarlah seakan-akan Anda akan hidup selamanya, hiduplah seakan-akan Anda akan mati besok. Mohandas Gandhi pernah berkata demikian, “Live as if you were to die tomorrow, learn as if you were to live forever.” Belajar terus, upgrade diri terus dengan berbagai cara baik yang memerlukan effort maupun effortlessly.

**

*Tiga,* setiap ketrampilan pasti ada penggunanya. Ini saya dapat dari salah satu sahabat saya seorang wanita blonda dari San Diego.
Sahabat saya Crystal ini pernah membesarkah hati saya, “There are all kinds of writers, there are all kinds of readers.” Ketika saya down karena merasa incompetent bertarung dengan penulis-penulis lokal di sini, Crystal mengingatkan bahwa setiap jenis penulis pasti ada pembacanya
(niche). Find your niche, so you find your place in the world.

**

*Empat*, bukalah jalan sendiri, orisinil. Ralph Waldo Emerson once said, “Do not go where the path may lead, go instead where there is no path and leave a trail.”

**

*Lima,* belajar mencintai apa yang Anda punyai, bukan berangan-angan akan apa yang Anda tidak miliki. Use whatever you have at hand, impian hanya akan menjadi nyata kalau Anda menggunakan instrumen yang kasat mata saat ini juga.

**

*Enam*, lihat apa yang kelihatan dan lihat apa yang belum kelihatan. Gunakan visi dan misi untuk mengenal apa yang Anda tuju. Seringkali, apa yang belum kelihatan adalah blue print untuk sukses Anda. Begitu kelihatan, ia akan menjadi semacam de ja vu.

**

*Tujuh*, telan kepahitan hidup dan bersiap-siaplah dalam menyongsong hari baru. Setiap hari adalah hari baru. Bangunlah tiap pagi dengan hati yang curious akan apa yang akan Anda alami hari itu. Be excited, be courageous to start the day.

**

*Delapan,* semakin banyak Anda memberi, semakin banyak Anda akan menerima. The more you give, the more you get in return. Dalam marketing, ini mungkin disebut sebagai taktik public relations atau publicity. Namun, dalam kehidupan sehari-hari, ini juga berlaku tanpa diselipi dengan iming-iming tertentu. Saya sendiri sudah membuktikannya. Semakin banyak kita memberi (dalam arti luas, tidak terbatas uang dan materi), semakin besar penghargaan dan berkat yang kita terima.

**

*Sembilan*, jadilah mentor diri sendiri. What would Oprah do? Itu yang saya pakai sebagai ukuran. Saya tidak memilih Nabi atau pembesar negara, namun seorang wanita berkulit berwarna yang telah membalikkan nasibnya sendiri menjadi salah satu orang berpengaruh di dunia.

**

*Sepuluh*, saya eksis dengan maupun tanpa tubuh saya. Setidak-tidaknya sekali sehari, saya mengingatkan diri sendiri bahwa hidup ini bukanlah untuk selamanya. Maka berbuatlah terbaik pada saat ini juga. Jangan tunggu-tunggu lagi. “Just do it,” kata Cher di Farewell Concertnya beberapa tahun yang lampau. I do my best every chance I have. Berbuatlah terbaik di setiapkesempatan, karena itu mungkin yang terakhir.

Ingatlah sukses bukanlah tujuan, bukan pula perjalanan. Sukses adalah mindset. Bukan hanya cogito er go sum (saya berpikir maka saya ada), namun sum ego prosperitas (sukses adalah saya).

*Sumber*:
Sepuluh Tip Sukses Right Here, Right Now by Jennie S. Bev.
Jennie S. Bev is a prolific author and co-author of 17 books and
over 850 articles published in the United States, Canada, UK,
France, Germany, Singapore and Indonesia.

Baca Selengkapnya.......

Tips Belajar Yang Baik


Pertama, niat dan berdoa. Kalau tidak ada niat, belajar sekeras apapun tidak ada gunanya. Berdoalah kepada Tuhan agar proses belajar dapat dimudahkan oleh-Nya.
Kedua, membaca. Anda harus betah dalam membaca karena dengan membaca, wawasan kita bertambah.
Ketiga, lengkapi kegiatan membaca dengan mendengar dan memperhatikan. Ini juga salah satu cara belajar yang enak, karena sudah ada tutor / orang yang memberi penjelasan.
Keempat, rutin. Jangan bosan mengulang apa yang baru saja dipelajari, sehingga diharapkan hal yang dipelajari lebih awet di otak.
Kelima, jangan malu bertanya. Pepatah mengatakan “malu bertanya, sesat di jalan”.
Keenam, berani mencoba. Cobalah praktekkan apa yang baru Anda pelajari bila memungkinkan.

Ketujuh, sabar. Bersabarlah dalam mempelajari sesuatu, karena tidak ada yang bersifat instan. Tidak mungkin orang melakukan copy paste isi otak, atau copy paste isi buku ke dalam otak kita.
Kedelapan, berbagi. Setelah Anda berhasil memahami apa yang Anda pelajari, ilmu tersebut jangan disimpan saja, namun berbagilah ilmu dengna sesama. Bila Anda punya blog, tulis hal tersebut, jangan sungkan dan jangan takut “dicela” orang. Karena memang tidak sedikit orang yang sudah merasa bisa dan lebih baik daripada kita, kemudian menyindir, bahkan mencela kita.
Terakhir, bersyukur. Bersyukurlah atas apa yang baru saja Anda dapatkan.
OK. Semoga tips ini bermanfaat

Baca Selengkapnya.......

Tips Dan Trik Cara Belajar Yang Baik Untuk Ujian / Ulangan Pelajaran Sekolah Bagi Siswa SD, SMP, SMA Serta Mahasiswa

Belajar merupakan hal yang wajib dilakukan oleh para pelajar dan mahasiswa. Belajar pada umumnya dilakukan di sekolah ketika jam pelajaran berlangsung dibimbing oleh Bapak atau Ibu Guru. Belajar yang baik juga dilakukan di rumah baik dengan maupun tanpa pr / pekerjaan rumah. Belajar yang dilakukan secara terburu-buru akibat dikejar-kejar waktu memiliki dampak yang tidak baik.

Berikut ini adalah tips dan triks yang dapat menjadi masukan berharga dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi ulangan atau ujian :

1. Belajar Kelompok
Belajar kelompok dapat menjadi kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan karena ditemani oleh teman dan berada di rumah sendiri sehingga dapat lebih santai. Namun sebaiknya tetap didampingi oleh orang dewasa seperti kakak, paman, bibi atau orang tua agar belajar tidak berubah menjadi bermain. Belajar kelompok ada baiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar yang tidak pandai jadi ketularan pintar. Dalam belajar kelompok kegiatannya adalah membahas pelajaran yang belum dipahami oleh semua atau sebagian kelompok belajar baik yang sudah dijelaskan guru maupun belum dijelaskan guru.

2. Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran
Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan di kertas atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada. Namun catatan tersebut jangan dijadikan media mencontek karena dapat merugikan kita sendiri.

3. Membuat Perencanaan Yang Baik
Untuk mencapai suatu tujuan biasanya diiringi oleh rencana yang baik. Oleh karena itu ada baiknya kita membuat rencana belajar dan rencana pencapaian nilai untuk mengetahui apakah kegiatan belajar yang kita lakukan telah maksimal atau perlu ditingkatkan. Sesuaikan target pencapaian dengan kemampuan yang kita miliki. Jangan menargetkan yang yang nomor satu jika saat ini kita masih di luar 10 besar di kelas. Buat rencana belajar yang diprioritaskan pada mata pelajaran yang lemah. Buatlah jadwal belajar yang baik.

4. Disiplin Dalam Belajar
Apabila kita telah membuat jadwal belajar maka harus dijalankan dengan baik. Contohnya seperti belajar tepat waktu dan serius tidak sambil main-main dengan konsentrasi penuh. Jika waktu makan, mandi, ibadah, dan sebagainya telah tiba maka jangan ditunda-tunda lagi. Lanjutkan belajar setelah melakukan kegiatan tersebut jika waktu belajar belum usai. Bermain dengan teman atau game dapat merusak konsentrasi belajar. Sebaiknya kegiatan bermain juga dijadwalkan dengan waktu yang cukup panjang namun tidak melelahkan jika dilakukan sebelum waktu belajar. Jika bermain video game sebaiknya pilih game yang mendidik dan tidak menimbulkan rasa penasaran yang tinggi ataupun rasa kekesalan yang tinggi jika kalah.

5. Menjadi Aktif Bertanya dan Ditanya
Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakan kepada guru, teman atau orang tua. Jika kita bertanya biasanya kita akan ingat jawabannya. Jika bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan bersifat menguji orang yang kita tanya. Tawarkanlah pada teman untuk bertanya kepada kita hal-hal yang belum dia pahami. Semakin banyak ditanya maka kita dapat semakin ingat dengan jawaban dan apabila kita juga tidak tahu jawaban yang benar, maka kita dapat membahasnya bersama-sama dengan teman. Selain itu

6. Belajar Dengan Serius dan Tekun
Ketika belajar di kelas dengarkan dan catat apa yang guru jelaskan. Catat yang penting karena bisa saja hal tersebut tidak ada di buku dan nanti akan keluar saat ulangan atau ujian. Ketika waktu luang baca kembali catatan yang telah dibuat tadi dan hapalkan sambil dimengerti. Jika kita sudah merasa mantap dengan suatu pelajaran maka ujilah diri sendiri dengan soal-soal. Setelah soal dikerjakan periksa jawaban dengan kunci jawaban. Pelajari kembali soal-soal yang salah dijawab.

7. Hindari Belajar Berlebihan
Jika waktu ujian atau ulangan sudah dekat biasanya kita akan panik jika belum siap. Jalan pintas yang sering dilakukan oleh pelajar yang belum siap adalah dengan belajar hingga larut malam / begadang atau membuat contekan. Sebaiknya ketika akan ujian tetap tidur tepat waktu karena jika bergadang semalaman akan membawa dampak yang buruk bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak.

8. Jujur Dalam Mengerjakan Ulangan Dan Ujian
Hindari mencontek ketika sedang mengerjakan soal ulangan atau ujian. Mencontek dapat membuat sifat kita curang dan pembohong. Kebohongan bagaimanapun juga tidak dapat ditutup-tutupi terus-menerus dan cenderung untuk melakukan kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan selanjutnya. Anggaplah dengan nyontek pasti akan ketahuan guru dan memiliki masa depan sebagai penjahat apabila kita melakukan kecurangan.

Semoga tips cara belajar yang benar ini dapat memberikan manfaat untuk kita semua, amin.

Baca Selengkapnya.......

BAD MOOD


Pernah ga’ dengan tiba-tiba merasa ga enak … sedih … trus tiba-tiba marah … atau Bad Mood, hmmm … kenapa ya ?? itu yg sayah rasakan hari ini, ga tau apa sebabnya ga mungkin … ada sebab pasti ada akibat tiba-tiba jadi BT. Padahal pagi ini bangun dengan hati yg bahagia :D makannya hari ini ke kantor pake baju MERAH, dengan harapan hari ini semangat trus lalui jalanan yg macet … semangat trus lalui pekerjaan di kantor … semangat trus … trus semangat …

Katanya penyebab perubahaan mood seperti ini adalah karena faktor biologis. Hmmm … klo Wanita perubahan mood ini sih biasanya terjadi pada saat mau Menstruasi atau biasa di sebut PMS (pre Menstruasi Syndrome), biasanya disertai perubahan emosi, naik-turun yang menyebabkan perasaan nggak terkontrol. Tapi kan sayah lagi ga’ dateng bulan, jadi alasan ini kayanya kurang tepat deh.

Atau perasaan terganggu ini bisa jadi tanda-tanda depresi, depresi dapat juga mempengaruhi mood, menjadi tidak sabar, bosan, sedih, gampang marah, atau bisa saja hanya sifat bawaan. Masa sayah depresi …. ga’ separah itu klee … dengernya aja serem banget “DEPRESI” (kaya’ ga ada Allah aja yg selalu menolong kita)

Hmmm … Selidik punya selidik … usut punya usut … ternyata ada sebabnya sih ;) , gara-gara #z@”*hgs@!erfgv&*vcfz#olkxcnh jadinya BT deh …. Waduh klo dah kaya’ gini harus cari cara untuk menormalkan kembali perasaan sayah nih …

Setiap orang punya caranya masing-masing untuk mengendalikan perasaannya, sempat baca di salah satu web (klo ga salah dari kompas) beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mempermudah ngendaliin perasaan yang sering berubah-ubah:

1). Sadari bahwa diri kamu nggak sendiri. 2). Aturlah napas; Atau luangin waktu beberapa saat untuk nenangin diri. 3). Berolahraga; olahraga teratur membantu peningkatan produksi beta- endrophine, sebuah hormon yang dapat ngontrol stres. Tidurlah juga yang cukup. Kelelahan dapat memicu kesedihan dan perasaan nggak enak. 4). Berkreasi. 5). Menangislah; nggak ada yang salah dengan menangis. Faktanya, menangis dapat bikin seseorang ngerasa lebih baik. Wahhh ini yang sering sayah lakukan jika mood sayah lagi error :D . 6). Menunggu; lewatin perasaan bad mood dengan menunggu. Perasaan itu bisa lewat begitu saja.

z91.JPG

Ini salah satu cara sayah :D

Mungkin itu beberapa cara yg dapat dilakukan klo lagi bad mood, tapi sayah punya cara lain yg dapat mengurangi perasaan itu, tentunya dengan cara sayah … berikut cara menghilangkan perasaan Bad Mood, 1). Biasanya klo sayah lagi BT di kantor sayah akan mengunjungi tetangga (Teman yang berbeda ruangan) hanya untuk sekedar say hello or cerita yang bikin kita tertawa. 2). Browsing atau chatting bisa juga ngilangin BT. 3). Ada satu lagi cara sayah untuk ngilangin rasa BT … foto-foto mengexpresikan diri pake HP :D (narsisnya keluar hehehehehe).

Anda sedang Bad Mood … karna putus cinta … dimarahin bos … ga punya duit karena tanggung bulan … atau ada seseorang yang membuat anda BT ??? cara-cara diatas mudah-mudahan dapat membantu anda menormalkan perasaan anda ;) …………

Baca Selengkapnya.......

Monday, 8 December 2008

12 Cara Cepat dan Mudah Memiliki Antusiasme


Apakah Anda mencari cara supaya motivasi dan antusiasme Anda tetap mengalir dengan stabil? Tenang, saya menyediakannya untuk Anda. Berikut ini adalah beberapa tips berdasarkan hasil riset para ahli. Penelitian dilakukan di berbagai penjuru dunia. Dan dipercaya sebagai tips yang mudah, cepat, dan nyaris tidak pernah gagal ketika dilakukan. Nah, lakukan saja sebagai rutinitas harian, maka akan menjadi kebiasaan. Hasilnya, Anda akan menjadi orang yang lebih bersemangat dan termotivasi sepanjang waktu.

1 TIDAK ADA KATA TERLAMBAT
Berapa pun umur Anda, waktu untuk mengejar tujuan dan impian Anda adalah sekarang. Bila saat ini Anda berumur tiga puluhan, mungkin Anda akan berpikir, pasti akan lebih mudah bila Anda mengejar impian itu sepuluh tahun yang lalu. Namun, kenyataannya adalah bila Anda menunggu sepuluh tahun lagi dari sekarang, hal itu akan menjadi dua kali lebih sulit. Lakukan saja sekarang, berapa pun usia Anda.

2 VISUALISASIKAN, DAN ANDA AKAN PERCAYA
Luangkanlah waktu sepuluh menit per hari. Lakukanlah minimal tiga kali seminggu. Visualisasikan (gambarkan dalam pikiran) bahwa Anda sedang bekerja untuk meraih impian Anda. Berkhayallah. Buatlah gambaran dalam pikiran Anda senyata dan sedetail mungkin. Penelitian membuktikan, hal ini akan memotivasi Anda untuk bertindak dalam kehidupan nyata.

3 MEMBACA, MELIHAT, MENDENGAR, DAN BERBICARA DENGAN ORANG YANG MENDORONG ANDA UNTUK MAJU
Buatlah daftar apa saja yang dapat membuat Anda lebih termotivasi dan bersemangat. Apakah itu bacaan, musik, bahkan film yang dapat memberikan Anda inspirasi dan kesegaran baru. Bila Anda telah menemukan daftarnya, kembalilah membaca, melihat, dan dengarkan apa yang membuat Anda kembali bersemangat. Bila itu sahabat atau keluarga yang tulus mendukung serta memberikan dorongan ketika Anda jatuh, merekalah yang sangat Anda butuhkan. Bila Anda merasa tidak memiliki siapa pun untuk mendukung Anda, jangan putus asa dulu, semangatilah diri Anda dengan pikiran dan kata-kata yang positif. Ketika semangat Anda melemah, bacalah buku yang membuat Anda kembali bersemangat. Dan berbicaralah kepada orang-orang yang memberikan dukungan yang tulus. Hindari dan acuhkan saja orang yang menyindir, mencela dan menghakimi Anda. Mereka hanya akan merenggut semangat Anda, dan tidak ingin melihat Anda berhasil. Orang yang kerdil selalu merasa terancam melihat keberhasilan orang lain.

4 ISTIRAHAT SEJENAK DI SAAT JENUH
Ini bukanlah nasihat untuk menjadi malas dan tidak “tough”. Namun riset membuktikan, meninggalkan sejenak pelajaran atau pekerjaan di saat otak sudah jenuh, dan kembali bekerja setelah beristirahat adalah cara yang paling efektif untuk mendapatkan hasil. Logikanya adalah setelah Anda beristirahat sejenak, maka tubuh dan pikiran Anda akan menjadi lebih relaks dan segar. Bila hal ini terjadi, tubuh dan pikiran Anda kembali memiliki kapasitas, kekuatan, dan kreativitas dua kali lebih besar untuk melakukan tugas yang tertunda tadi.

5 BUATLAH DAFTAR ALASAN
Memiliki motivasi yang besar tergan-tung dari satu hal saja: alasan. Jika Anda punya alasan kuat yang menjadi dasar bagi Anda untuk mengejar tujuan, Anda akan berusaha semaksimal mungkin untuk meraihnya. Milikilah satu alasan terpenting dalam pikiran Anda, buatlah daftar alasan mendesak kenapa Anda harus menggapai tujuan itu. Jangan lupa untuk sering membacanya.

6 BUATLAH REMINDER
Tuliskan pada kertas kosong atau ketiklah pada komputer Anda, suatu tenggat waktu (deadline) untuk diri Anda sendiri. Cobalah mulai dengan satu hari, tugas apa saja yang harus Anda selesaikan, jam berapa harus selesai, taatlah pada komitmen Anda. Hal ini juga dapat diterapkan untuk meraih impian jangka panjang. Tempelkan kertas pengingat (reminder) itu di tempat yang gampang Anda lihat.

Sampai di sini saya dapat menduga apa yang sedang Anda pikirkan. Apakah mungkin Anda sedang berpikir: “Bagaimana tips ini dapat membantu saya jika SAYA TIDAK TAHU APA YANG SAYA INGINKAN?” Memang, kenyataan kehidupan ini sering kali tidak seperti yang kita harapkan. Kadang kita sampai frustrasi menginginkan kehidupan yang lebih bahagia, sukses, tapi TIDAK TAHU BAGAIMANA MEMBUAT HAL ITU MENJADI KENYATAAN. Sebenarnya cara yang paling mudah adalah dengan refleksi diri. Lihatlah ke dalam diri Anda, bertanyalah, dan jawablah dengan jujur. Berdoa kepada Allah Bapa, curahkan isi hati Anda kepada Tuhan Yesus, dan mohon hikmat serta bimbingan Roh Kudus adalah cara yang paling efektif.

7 LAKUKAN SAJA APA YANG ANDA TAKUTI
Ketahuilah, musuh terbesar Anda adalah diri Anda sendiri. Kenyamanan hidup dapat membuat Anda terlena dan tenggelam di sungai kehidupan yang mengalir deras. Padahal, untuk mewujudkan hal-hal yang Anda idamkan dibutuhkan keberanian untuk keluar dari zona kenyamanan. Untuk siap menghadapi tantangan, latihlah urat-urat takut Anda! Lakukan saja hal-hal yang Anda takuti. Misalnya: Anda takut air, maka belajarlah berenang. Dan ketika Anda menjadi nyaman di air setelah mahir berenang, ini berarti Anda telah memperluas zona kenyamanan Anda. Anda menang! Jadi, dengan mencoba keluar dari ketakutan, keberanian Anda akan terlatih.

8 KUMPULKAN SUMBER DAN DUKUNGAN
Jadi sekarang Anda telah menggenggam beberapa tujuan yang ingin Anda raih… LALU APA? Memiliki motivasi yang besar tidak akan ada hasilnya bila kita tidak belajar dan bekerja. Apalagi sampai tidak tahu hendak mengerjakan apa. Menyedihkan bukan? Pecahkanlah masalah ini dengan mencari pengalaman yang berkaitan dengan impian kita. Minimal, ketahuilah sumber-sumber yang dapat Anda pelajari. Hubungi atau mintalah nasihat yang berhubungan dengan impian yang sedang Anda kejar. Ketahuilah siapa saja orang yang mem-beri dukungan, misalnya: keluarga dan sahabat. Yakinlah, dukungan moriil dari mereka akan memberi efek yang hebat bagi jiwa Anda. Pasti akan berpengaruh pada hasil akhir!

9 JANGAN BERALASAN!
Setelah memiliki semua hal di atas, apakah Anda masih belum juga mengejar impian Anda? Salah satu penyebabnya adalah alasan. Oleh karena itu, buatlah daftar alasan mengapa Anda belum mengerjakan impian Anda sampai sekarang. Jawablah dengan jujur. Carilah solusi dari tantangan yang Anda hindari saat ini.

10 BELAJAR DARI KEGAGALAN
Anggaplah kekecewaan, perjalanan hidup yang sulit, dan kegagalan sebagai pelajaran untuk membentuk karakter kita menjadi lebih baik. Sebenarnya tantangan justru menempa kita menjadi lebih matang. Bahkan, kegagalan adalah kesempatan bagi kita untuk belajar, memahami diri, dan menghasilkan sesuatu yang lebih baik. Tolehlah ke belakang, dan renungkanlah semua pengalaman tak mengenakkan Anda. Lalu, singkirkan ketakutan akan kegagalan itu sekarang dan selamanya.

11. HILANGKAN KETAKUTAN DAN KEKHAWATIRAN
Lihatlah, di balik awan yang mendung, matahari bersinar cerah. Hal ini juga terjadi dalam hidup kita. Mendung adalah ketakutan dan kekhawatiran yang membuat kita tidak dapat melihat optimisme dan kesempatan (matahari) yang ada di depan kita. Luangkanlah waktu untuk menilai lebih dekat, apa saja yang membuat Anda menjadi takut dan khawatir. Maka Anda akan mendapat secercah cahaya di balik mendung itu. Dengan pikiran yang positif, tempatkanlah logika dan IMAN supaya mendung pergi dari pikiran Anda.

12. JANGAN MENUNGGU
Jika Anda terlalu lama menunggu, Anda akan kehabisan waktu. Kenyataannya adalah, waktu berjalan dengan cepat hari demi hari. Jangan sampai impian Anda tenggelam termakan waktu. Kerjakanlah apa yang dapat Anda lakukan untuk bertahan pada komitmen Anda hari demi hari. Janganlah menunggu sampai segala sesuatunya tidak dapat lagi Anda raih. Tarik nafas dalam-dalam, ambil keputusan, dan kembalilah melangkah maju. (Febe Ida S. Santosa)

Baca Selengkapnya.......

Mengolah Amarah Supaya Terarah



Setiap orang bisa marah. Karena manusia memang diciptakan memiliki emosi. Marah memang tidak untuk ditahan. Bukan pula untuk dilampiaskan. Melainkan harus dikelola. Apalagi di kantor. Amarah harus diolah supaya terarah. Beban kerja yang berat. Tenggat waktu yang menjepit. Target yang tak tercapai. Situasi seperti itu sering membuat kita emosi. Maka, amarah pun mudah tersulut. Kalau sudah begini, atasan dan bawahan sama saja. Sama-sama bisa dan berhak marah.

BIJAK MEREDAM EMOSI BAGI PEMIMPIN

Bagi seorang pemimpin, sah-sah saja untuk marah. Pendapat bahwa pemimpin yang bijak tidak boleh marah sangat keliru. Justru seorang pemimpin harus bisa marah. Kalau tidak mampu bersikap tegas, bisa-bisa anak buah bertindak semau gue. Akhirnya, disiplin kerja susah ditegakkan. Namun, tentu saja bukan marah yang tak terkendali. Melainkan marah yang terarah.

Kendati emosi sedang menguasai hati, pemimpin yang bijak yang harus mampu melihat kesalahan anak buahnya secara obyek-tif. Artinya, dia tahu persis kesalahan sang anak buah berdasarkan fakta. Bukan karena kabar burung. Laporan palsu. Apalagi fitnah. Maka, saat mendengar sang anak buah melakukan sebuah kesalahan, seorang pemimpin harus menyelediki secara teliti sehingga tahu persis duduk persoalannya.Saat marah, pemimpin harus tetap profesional. Fokus pada masalah. Jangan sampai menyerempet ke persoalan pribadi. Kuasai emosi untuk menghindari sumpah serapah yang tak perlu keluar dari mulut.

MENGHADAPI PEMIMPIN PEMARAH

Sebagai anak buah, kita jelas tidak bisa menegur pemimpin yang pemarah. Namun, kita bisa gunakan sedikit celah. Misalnya, saat situasi sedang santai atau sang bos sedang terlihat relaks, tidak tegang. Saat emosinya sedang stabil, dengan bahasa halus dan nada canda kita bisa menegurnya, “Nanti Bos marah lagi.” Tapi ingat, jangan lakukan itu saat suasana sedang serius. Bisa-bisa, emosi sang bos makin meluap. Namun, bukan berarti kita tetap diam ketika bos marah. Karena itu juga bisa membuat bos lebih marah karena memandang anak buahnya lembek dan pasif. Sekadar Yes Man. Lalu harus bagaimana? Anak buah harus pandai melihat situasi. Karena ada kalanya, sang bos justru lebih suka anak buah yang berani mengungkapkan pendapatnya. Tentu saja dengan cara dan bahasa yang elegan.

MENGOLAH AMARAH DI KANTOR

Sebelum amarah meluap, ada baiknya kita menjaga emosi di kantor. Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan.
Pertama berani berkata “tidak” pada atasan saat ia menambah beban tugas. Ini akan menghindarkan kita dari sikap kesal terhadap diri sendiri. Selain itu, kita dapat mengerjakan tugas yang menjadi tanggung jawab kita semaksimal mungkin. Sehingga hasilnya prima dan selesai tepat waktu, sesuai target.
Kedua pergunakan waktu istrirhat di kantor dengan maksimal. Bila perlu keluarlah dari ruang kerja, melihat pemandangan lain. Ketika ngobrol dengan teman, pilih topik selain masalah pekerjaan. Saat jenuh, pilih bacaan yang ringan namun menyegarkan otak. Perbanyak minum air putih.
Ketiga displin terhadap diri sendiri dan pekerjaan. Ketika istirahat, gunakan waktu itu untuk refreshing. Manfaatkan cuti. Cuti tidak boleh diganti dengan uang sebab cuti adalah saat untuk memperbaiki fisik dan mental.
Keempat tatalah ruang kerja secara personal. Ini salah satu terapi menurunkan kadar emosional. Bahkan kalau perlu, setiap tahun suasana kerja kita harus diganti.
Seperti penyakit, lebih baik mencegah daripada mengobati begitu juga dengan amarah. Jika emosi sudah bisa kita jaga maka amarah pun tak perlu muncul. Kalaupun terpaksa muncul, amarah kita akan terarah. Seperti nasihat Paulus, “Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu,” (Ef 4:26).

Kebenaran ini mengajarkan kepada kita bahwa bekerja melebihi batas yang sudah ditetapkan oleh Tuhan tidak akan membuat kita menghasilkan yang lebih besar dari batas tersebut. Kita harus memiliki hikmat untuk tidak mengerjakan sesuatu yang lebih besar daripada batas yang telah Tuhan tetapkan dalam hidup kita. Beberapa tanda kita sudah bekerja melampaui batas adalah:

Merasa mudah lelah
Pasangan kita (dan anak kita) mulai komplain karena tidak mendapatkan perhatian yang cukup
Hasil pekerjaan kita tidak sebanding dengan tenaga yang kita keluarkan
Kita tidak memiliki fokus selain bekerja
Kita tidak memiliki cukup teman

Sekarang mari kita bersikap realistis terhadap beban pekerjaan kita. Jangan terlalu optimis dan mengambil tanggung jawab terlalu besar sehingga apa yang kita hasilkan ternyata tidak sesuai dengan tenaga yang kita keluarkan.

Indayati Oetomo
Direktur Internasional John Robert Powers

Baca Selengkapnya.......

Melatih Kemampuan Bicara



Tak hanya penampilan elegan. seorang profesional juga harus punya kemampuan bicara yang baik. setiap orang punya kemampuan itu, asalkan ia mau belajar. Bagaimana cara melatihnya?
Seorang profesional tidak hanya dilihat dari penampilan luarnya saja, tetapi juga dari tutur bahasa. Seringkali kita melihat cara bicara seseorang yang tidak menunjukkan dirinya seorang profesional. Apa yang perlu diperhatikan seorang profesional dalam bertutur kata?

PENGGUNAAN ISTILAH ASING

Dalam pembicaraan dengan relasi, seringkali kita menyelipkan istilah atau kata-kata asing. Seperti: “Schedule saya sangat tight, saya mohon sebelum bertemu kita membuat appointment dulu....” Etiskah bila seorang profesional menggunakan bahasa yang seperti itu? Dari segi etis sebaiknya kita menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Alasannya, bahasa Indonesia mudah dimengerti setiap orang. Kita bisa tetap menggunakan bahasa asing, jika memang sulit mencari padanannya dalam bahasa Indonesia. Hanya sebaik-nya kita menguraikan maksudnya.

Lain halnya, jika lawan bicara kita mampu berbahasa Inggris. Maka, kita pengunakan saja bahasa itu dalam percakapan. Toh, bahasa Inggris adalah bahasa Internasional. Bahasa slank dalam percakapan sehari-hari juga bisa digunakan. Tapi sebatas untuk humor guna mencairkan suasana supaya tidak tegang.

TEKNIK BERBICARA YANG BAIK

Bicaralah ramah pada setiap orang. Perkataan/artikulasi pun harus jelas agar tidak terjadi miscommunication. Perhatikan pula pemilihan kata. Meski bertujuan baik, jika salah berkata-kata maka tujuan itu tidak akan tercapai. Lakukan kontak mata pada lawan bicara.

Saat bicara dengan atasan, usa-hakan fokus. Bicara seperlunya, Jangan ngelantur sehingga intinya malah tidak jelas. Kalau atasan memancing kita membicarakan masalah personal seorang rekan sekerja, sebagai bawa-han yang profesional sebaiknya kita berbicara diplomatis. Jangan menjelek-jelekan rekan kita.

TEKNIK BERBICARA DI DEPAN UMUM

Berbicara di depan umum bukanlah soal bakat. Kemampuan itu bisa dilatih. Seorang pendiam bisa tampil memikat di depan umum, asalkan ia mau belajar. Miliki kepercayaan diri. Kuasai bahan pembicaraan. Beberapa hal lain yang perlu diperhatikan:

Tunjukkan antusias terhadap situasi dan pendengar.
Lakukan kontak mata 5-15 detik, dan tatapan kita pun harus bekeliling bukan pada satu orang saja. Jadi, semua orang merasa diajak berbicara.
Perlihatkan senyuman agar lawan bicara fokus pada kita.
Sisipkanlah humor, karena humor akan menghilangkan kejenuhan. Hindari humor yang berbau porno.
Fokus pada pembicaraan. Tidak perlu memperlihatkan semua wawasan yang kita punya, karena akan menunjukan kita sok pintar.
Berikan pujian yang jujur pada orang lain, tanpa menyimpang dari maksud.

TEKNIK BERBICARA PROFESIONAL

Seorang profesional perlu mengenal teknik presentasi yang efektif, seperti yang disebutkan diatas. Ada tiga faktor penting lainnya:
Faktor verbal, 7 %. Menyangkut pesan yang kita sampaikan termasuk kata-kata yang kita ucapkan
Faktor vokal, 38 %. Intonasi, penekanan, dan resonansi suara.
Faktor visual, 55 %. Penampilan kita.

Jadi, jangan menyepelekan penampilan dan suara, sehingga orang yang mendengarkan tidak bosan. Kita harus pintar mengaturnya sehingga menciptakan suasana yang “hidup” dan dinamis.

TEKNIK MEMBUKA DAN MENUTUP PEMBICARAAN

Untuk mengawali suatu pembicaraan, adakanlah small talk, seperti mengucapkan selamat pagi, siang atau malam. Untuk memancing perhatian pendengar, lemparkan joke ringan. Setelah itu baru ke topik utama. Akhiri pembicaraan dengan ilustasi dan summary hasil pembicaraan di dalamnya. Jadi, jangan bicara dari A sampai Z, sebaiknya diringkas sehingga orang mengerti dan tidak melupakan pesan atau intisari pembicaraan.

BISA DIPELAJARI

Berbicara atau berkomunikasi secara profesional menuntut kesiapan tiga hal. Pertama wawasan atau materi yang kita sampaikan, kedua cara penyampaian yang meliputi gerak, intonasi suara, dan penekanannya, ketiga penampilan kita. Semua itu bisa kita pelajari asalkan kita mau. Milikilah motivasi untuk maju dan berkembang. Kita pasti mampu mencapai keberhasilan yang diinginkan.

Indayati Oetomo
Direktur Internasional John Robert Powers

Baca Selengkapnya.......

Bisnis Sampingan, Bagi Pekerja Kantoran

Menghadapi situasi krisis seperti sekarang, kita memang harus memutar otak. Gaji? Pas-pasan saja. Mau minta kenaikan? Rasanya kok tidak mungkin. Apalagi jika kita bekerja di perusahaan dengan sistem “padat karya”: punya karyawan banyak, tapi digaji rendah. Punya bisnis sampingan? Hmmm....it sounds interesting. Tapi, apa tidak menimbulkan masalah di kantor? Bagaimana kiat punya bisnis sampingan yang “aman’?

ETIKA MEMILIKI BISNIS SAMPINGAN

Peluang bisnis sampingan sudah tertangkap. Tapi, mau memulai Anda masih ragu-ragu. Berbagai pertanyaan pun berlompatan di benak. Perlukah minta izin pada bos? Apakah perusahaan “rela” kita punya bisnis lain? Apa tidak seperti “perusahaan” di dalam perusahaan? Sebenarnya, bagaimana etika punya bisnis sampingan bagi pekerja kantoran? Menurut etika, punya bisnis sampingan itu sah-sah saja, selama itu dilakukan di luar jam kerja. Kita tidak memanipulasi jam kantor. Maka, kita harus bisa membagi waktu dengan baik. Untuk menghindari lembur, gunakan jam kerja sebaik mungkin. Jika pekerjaan utama beres di jam kantor, bisnis sampingan bisa kita garap sesudahnya. Jadi, intinya, selama main job alias pekerjaan utama kita beres maka punya bisnis sampingan, etis saja. Jika memungkinkan, kita bisa minta izin atau setidaknya memberitahu atasan. Atasan atau pemimpin pasti tidak ingin dikorbankan. Asal, kita tetap bisa mempertahankan kinerja yang profesional, bos pasti tidak keberatan. Sebaliknya, jika urusan bisnis membuat produktivitas kita menurun sehingga merugikan perusahaan, bos berhak menegur kita.

MEMILIH PARTNER DAN JENIS USAHA

Selain isteri, suami atau saudara, kita bisa juga memilih rekan kerja kita sebagai partner kerja. Karena ini usaha kecil yang masih baru, di awal kerja sama, kita harus jelaskan kemungkinan- kemungkinan terpahit. Misalnya, tidak akan menerima gaji jika bisnis belum menghasilkan keuntungan. Mengajak rekan kerja sebagai rekan bisnis, memang ada kelebihan dan kekurangannya. Kelebihannya, kita sudah tahu betul kualitas, kinerja dan kekuatan ekonomi rekan yang kita ajak berbisnis. Namun, kelemahannya, jika kita tidak bisa mengatur waktu dan strategi dengan baik, kita akan menemui kendala yang berkaitan dengan perusahaan, tempat kita bekerja. Maka, kita harus bisa mengaturnya dengan baik. Usahakan, jangan gunakan waktu kerja untuk membahas bisnis sampingan. Jangan pula, terlihat terlalu mencolok karena akan menimbulkan kecemburuan di antara rekan kerja. Untuk awalnya, dalam menjalankan bisnis sampingan ini, sebaiknya kita tidak terlalu tergantung pada orang lain. Kita harus bisa melakukannya sendiri. Contoh usaha yang bisa dikelola sendiri adalah broker barang bekas. Kita sendiri yang mencari pasarnya sekaligus suppliernya. Pekerjaan semacam ini bisa dilakukan sendiri dan tidak menyita banyak waktu. Apalagi sekarang ini, kita bisa memanfaatkan kecanggihan teknologi. Produk kita bisa dipromosikan lewat dunia maya; milis, website, dan blogspot. Jadi, jangkauannya bisa lebih luas. Salah satu pertanyaan yang selalu menggelitik, etiskah jika kita mempromosikan produk kita kepada klien perusahaan? Tidak masalah, asal tidak sampai merugikan perusahaan kita. Kita bisa jelaskan kepada klien bahwa bisnis sampingan kita tidak ada hubungannya dengan perusahaan, tempat kita bekerja. Kita meminta klien melihat kita sebagai seorang individu yang terlepas dari perusahaan.

HARUS TEKUN

Punya bisnis sampingan di luar pekerjaan kantoran kita, tentu sah-sah saja. Asal, pertama, tidak ada conflict of interest di kantor. Kedua, tidak memanipulasi waktu kerja. Ketiga, kualitas dan produktivitas kerja tetap terjaga. Keempat, tetap profesional. Untuk dapat survive, dibutuhkan ketekunan. Usahakan pula, bisnis itu tidak memberatkan kita. Artinya, tidak butuh modal dan risiko besar. Karena bisnis sampingan hanyalah sebagai tambahan penghasilan. Jangan sampai justru menggerogoti penghasilan utama kita. Dan, sebagai profesional, kita harus bisa mengantisipasi keadaan buruk yang tidak kita harapkan.

Indayati oetomo / Direktur Internasional

Baca Selengkapnya.......

Mengapa Harus Bersaing?

Persaingan seringkali menjadi kata yang menakutkan bagi seseorang, teruma bagi mereka yang merasa tidak percaya diri. Orang tersebut akhirnya tidak pernah berusaha untuk mencapai hasil yang terbaik, sebab dia takut bersaing. Ada juga yang mengatakan persaingan itu adalah positif sebab akan menggali potensi kita. Namun ada juga konsep lain yang mengatakan kita tidak perlu bersaing. Mana yang benar?

Saya sempat menganjurkan untuk memiliki semangat bersaing. Maksud saya, agar kita selalu membina diri untuk menjadi yang lebih baik, bukan untuk mengalahkan orang lain. Supaya kita terus mengembangkan diri mencapai pencapaian terbaik dan bisa meraih kemenangan. Intinya kita harus selalu melakukan yang terbaik dan kita menjadi unggul, karena hanya keunggulanlah yang akan mengantarkan kita kepada keberhasilan. Inti dari semangat bersaing ini agar kita menjadi pilihan utama orang lain.

Kita tidak perlu berusaha untuk mengalahkan orang lain. Mengapa? Sebab sumber daya begitu melimpah, rezeki sudah disediakan oleh Allah, dan juga sudah diatur oleh Allah untuk kita. Namun jika Allah akan menambah rezeki kepada kita, karena do’a dan usaha kita, hal ini sama sekali tidak perlu mengurangi jatah orang lain. Begitu juga, saat Allah memberikan rezeki kepada orang lain, jatah kita tidak akan dikurangi. Allah tidak akan pernah kehabisan sumber untuk memberi rezeki kepada kita karena Allah Sumber dari segala sumber.

Lalu, mengapa ada orang yang bangkrut karena kalah bersaing dengan perusahaan lain? Perlu kita pahami bahwa kebangkrutan dia bukan karena kalah oleh orang lain. Orang yang bangkrut ini karena justru dia tidak memiliki semangat keberlimpahan. Dia tetap saja pada produk atau jasa yang sama dengan bisnis orang lain. Secara dia sadar dia menyatakan rezeki hanya dari produk atau jasa yang bersangkutan. Padahal Anda sendiri setuju bahwa rezeki bisa datang dengan berbagai cara dan dari berbagai produk dan jasa.

Saya ingat tulisan Hermawan Kartajaya, saat ada orang yang akan membuat supermarket online, dia menganjurkan untuk membidik pasar lain yang lebih spesifik. Sudah banyak supermarket yang ada mengapa harus membuat lagi. Kecuali memiliki kekuatan yang sama dengan supermarket yang sudah ada untuk menarik pelanggan. Intinya buatlah produk atau bisnis yang berbeda.

Betul, perbedaan inilah yang membuat bisnis tidak perlu bersaing. Kita akan bersaing jika kita memiliki produk atau jasa yang sama. Jika kita memiliki produk atau jasa yang berbeda maka kita tidak akan pernah bersaing selama. Sehingga muncullah suatu konsep pemasaran yang disebut dengan differentiation. Jadilah berbeda, baik dalam konteks dan konten.

Jadi kita tidak perlu lagi memiliki semangat untuk mengalahkan. Buatlah produk atau jasa yang berbeda. Miliki keterampilan yang berbeda. Jangan lupakan dengan satu pembeda yang tidak akan pernah bisa disamai oleh orang lain, yaitu diri Anda. Setiap orang itu adalah unik. Manfaatkan keunikan diri Anda untuk menciptakan produk dan jasa yang berbeda.
Category: Artikel, Pengembangan Diri, Sikap | Tags:

Baca Selengkapnya.......

Membangun Bukit

Mungkin Anda pernah mendengar suatu peribahasa yang mengatakan “Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit”. Pepatah ini benar adanya dan Anda bisa memanfaat makna dari peribahasa ini untuk kehidupan Anda. Artinya hal-hal kecil yang Anda lakukan atau juga Anda abaikan akan membuat perbedaan besar dikemudian hari. Yang menjadi pertanyaan, apakah membuat perbedaan yang positif atau negatif?

Tahukah Anda kecelakaan Titanic disebabkan oleh hal “kecil” yang diabaikan? Betul hanya dengan mengubah material paku penyambung dengan kekuatan sedikit dibawah standar, kapal tersebut bisa menjadi tenggelam. Dengan material paku penyambung tersebut, kapal memang masih bisa beroperasi dengan baik dengan catatan tidak ada tabrakan. Paku tersebut hanya cukup untuk menyambung saja, tetapi tidak cukup untuk menahan tabrakan.

Jadi tenggelamnya kapal raksasa tersebut hanya disebabkan oleh paku yang sangat kecil. Begitu jug dalam hidup kita bisa jadi kehancuran hidup kita disebabkan oleh hal kecil yang selalu kita lakukan atau yang kita abaikan. Mungin saja, ada hal kecil yang terus kita lakukan, padahal akan mengarahkan kepada kehancuran besar. Bisa juga ada hal kecil yang selalu Anda abaikan padahal akan membawa kepada keberhasilan besar.

Mulailah dengan menyingkirkan kebiasaan-kebiasaan negatif, sekecil apa pun. Mulailah membangun kebiasaan-kebiasaan positif, sekecil apa pun. Sungguh, kebiasaan negatif bisa menghancurkan Anda jika Anda terus memeliharanya. Sebaliknya kebiasaan positif bisa membangun diri Anda jika Anda konsisten melakukannya. Ingat, lama-lama menjadi bukit. Apakah bukit kehancuran atau bukit keberhasilan?

Memang diperlukan upaya untuk membangun kebiasaan positif dan meninggalkan kebiasaan negatif. Namun jika Anda memiliki keinginan kuat ditambah dengan pikiran positif, maka semua itu bisa Anda lakukan. Tip sederhana namun ampuh yang bisa Anda gunakan untuk membangun kebiasaan positif maupun menghilangkan kebiasaan negatif ialah dengan rajin-rajin memvisualisasikan kehidupan dimana Anda hanya melakukan kebiasaan yang positif saja. Masih banyak teknik yang bisa kita lakukan untuk membangun kebiasaan positif.

Baca Selengkapnya.......

Motivasi Belajar

Pengembangan diri adalah belajar, belajar adalah pengembangan diri. Jika Anda ingin lebih sukses dibanding pencapaian Anda saat ini, kuncinya ialah jangan pernah berhenti belajar. Hanya dengan belajarlah Anda akan berkembang dan menjadi lebih baik. Jadi untuk mengukur sejauh mana Anda bisa berkembang ialah dengan mengukur sejauh mana motivasi belajar Anda. Bagaimana meningkatkan motivasi belajar?

Kita harus mengenal terlebih dahulu, apa saja yang melemahkan motivasi belajar. Seringkali semua ini hanyalah mitos belaka. Suatu keyakinan negatif yang meracuni diri kita sehingga malas belajar atau tidak memiliki motivasi belajar. Berikut adalah beberapa mitos tersebut:

1. “Ah Teori!” Banyak orang yang tidak mau belajar karena mereka tidak suka teori. Menurut mereka teori tidak penting, yang penting adalah praktek. Betul, tidak salah sama sekali. Sehebat apa pun teori yang Anda miliki jika tidak diiringi praktek, maka semuanya akan percuma. Namun saat Anda langsung praktek, maka Anda tetap saja akan belajar, yaitu belajar pada pengalaman Anda sendiri. Anda mungkin akan mencoba-coba mencari yang benar. Belajar kepada pengalaman orang lain yang sudah lebih dulu sukses adalah untuk mengurangi coba-coba Anda, sehingga Anda akan lebih cepat untuk berhasil. Teori saja memang salah. Langsung praktek bisa sering salah. Teori ditambah praktek adalah yang terbaik. Belajarlah.
2. Saya sudah tua, sulit untuk belajar. Tidak ada kata terlalu tua untuk belajar. Kesulitan belajar karena Anda sendiri yang menghentikan belajar sehingga pola pikir kita menjadi berubah, dari pola pikir belajar menjadi pola pikir yang tertutup. Saat kualiah saya melihat banyak dosen yang sudah senior masih tetap membeli buku dan belajar. Mereka sudah tua tetapi masih belajar karena mereka biasa belajar. Jika Anda merasa sulit belajar, biasakanlah belajar meskipun sedikit demi sedikit sampai Anda terbiasa lagi belajar.
3. Tidak ada waktu. Jika Anda sudah membaca ebook saya Seni Mengelola Waktu, maka Anda tidak akan lagi mengatakan bahwa tidak ada waktu. Alasan tidak ada waktu hanya ilusi belaka. Semua orang memiliki waktu, tetapi mengapa orang lain bisa tetapi Anda tidak? Bukan waktu yang menjadi masalah, tetapi pilihan Anda. Apakah Anda mau memprioritaskan belajar atau tidak?

Inilah tiga hal yang sering menjadi penghambat motivasi belajar. Semua mitos ini sudah terjawab. Dan Anda harusnya sudah mulai mau belajar dengan membaca buku, ebook, mengikuti seminar, pelatihan, dan berbagai cara lainnya untuk mempercepat sukses Anda. Selamat belajar. Yang rajin yaa…

Baca Selengkapnya.......

Belajar Hal Baru

Ada dua sikap yang sangat ekstrim yang perlu kita hindari agar kita bisa mengembangkan diri dengan tepat. Yang pertama adalah sangat menggantungkan diri kepada bakat. Ciri orang seperti ini ialah saat harus keluar zona nyaman, dia akan mengatakan, “Saya tidak berbakat.” Sikap yang kedua ialah mencoba mempelajari semua hal dan berharap menjadi ahli pada segala hal. Lalu sikap seperti apa yang benar?

Konsep NLP mengatakan bahwa tidak ada yang namanya bakat. Jika kita melakukan persis seperti yang dilakukan oleh orang lain, maka kita akan menghasilkan hasil yang persis sama. Yang dimaksud persis sama bukan hanya apa yang harus dilakukan tetapi juga bagaimana melakukannya. Oleh karena itu dalam konsep NLP dikenal dengan apa yang disebut model dan sub model. Yang perlu diketahui bahwa pemodelan ini bukan hanya pada aktifitas fisik, tetapi juga pada aktivitas pikiran dan emosi.

Terlepas konsep ini benar atau tidak, berbagai kasus sudah dibuktikan oleh para ahli NLP. Banyak contoh-contoh menakjubkan yang ditunjukan oleh ahli NLP seperti Anthony Robbins yang memperkuat pernyataan bahwa bakat itu tidak ada. Anda bisa mengasai keterampilan apa pun jika Anda tahu caranya secara persis. Meski ada juga hal-hal yang menunjukan bahwa ada suatu keterampilan atau kecerdasan bawaan, namun konsep ini bisa menjadi motivasi kita untuk mempelajari hal baru. Saat Anda tidak bisa mempelajari hal baru, kemudian gagal, jangan menyerah dulu, mungkin cara belajarnya saja yang salah.

Robbins yang bukan seorang militer tetapi bisa mengajarkan para penembak jitu di militer, caranya dengan mempelajari model dari penembak yang sudah mahir. Seorang siswa yang “bodoh” di sekolah menjadi sangat jenius setelah menemukan cara belajar yang dibimbing oleh Robbins. Hal ini harus menjadi mindset bagi kita bahwa kita sangat mungkin (jika tidak dikatakan pasti) untuk menguasai hal baru. Mulai saat ini, kita tidak perlu lagi mengatakan, “Saya tidak berbakat.”.

Namun hal ini bukan berarti kita bisa mempelajari dan menguasai semua hal. Bukan berarti kita tidak bisa menguasai hal baru karena kemampuan kita, tetapi kita tidak bisa menguasai semua hal karena sumber daya kita yang terbatas, terutama waktu. Waktu kita hanya 24 jam sehari, tidak ada yang punya lebih. Bisa mempelajari hal baru adalah motivasi bagi kita untuk menguasai satu hal baru, apa pun itu sesuai dengan minat dan keperluan kita.

Agar kita bisa menguasai secara penuh dan masuk ke jajalan 10% terbaik di dunia, kita perlu fokus menguasai satu hal. Anda perlu menjadi spesialis agar menang dalam persaingan. Kita tidak akan bisa menguasai segala hal (bukan karena kemampuan Anda) karena sumber daya kita terbatas. Jika sumber daya kita terbagi-bagi kepada berbagai hal, setiap bagian akan mendapatkan porsi kecil sehingga tidak akan optimal.

Namun fokus bukan alasan tidak mau beranjak dari status quo Anda saat ini. Fokus bukan alasan agar kita tetap berada di zona nyaman, tidak mau beranjak ke zona baru. Jika Anda ingin meningkatkan kualitas diri dan hasil yang dicapai, maka Anda perlu meningkatkan kemampuan Anda dan mempelajari satu hal baru lagi yang hanya akan menunjang keberhasilan Anda. Artinya Anda perlu keluar zona nyaman. Peluang baru memerlukan keahlian baru, keahlian baru akan menghasilkan peluang baru.

Baca Selengkapnya.......

Pengembangan Diri:What, How, and Why

Ada tiga kata kunci sukses pengembangan diri. Ketiganya harus ada, jika tidak maka pengembangan diri Anda tidak akan berhasil. Sering kali sebuah buku pengembangan diri hanya membahas hanya salah satu atau dua dari ketiga kata kunci ini, sehingga buku tersebut tidak memberikan manfaat langsung kepada pembacanya. Dengan memahami ketiga kata kunci ini, insya Allah Anda akan mendapatkan manfaat lebih dari setiap buku atau ebook yang Anda baca.

Kata kunci pertama adalah “what”. Atau apa yang harus dilakukan untuk mengembangkan diri? Jika Anda ingin menjadi seorang pembicara publik, apa saja yang diperlukan dan apa saja yang harus dilakukan. Anda ingin percaya diri? Apa saja yang diperlukan dan apa saja yang harus dilakukan? Jika Anda ingin berpikir positif, Anda pun harus bertanya apa saja yang diperlukan atau apa saja yang harus dilakukan. Kata kuncinya ialah “apa”. Kata “apa” akan memberikan kerangka kerja untuk mencapai sesuatu.

Namun tidak cukup dengan pertanyaan “what” saja. Banyak buku yang membahas “what” saja sehingga setelah membaca buku tersebut, kita masih bingung. Semua orang tahu bahwa sukses harus bertindak, tetapi bagaimana caranya? Semua orang tahu bahwa jika ingin sukses berbisnis harus banyak bersilaturahim, tetapi bagaimana cara bersilaturahim? Oleh karena itu, kata kunci kedua ialah “how” atau lebih lengkapnya ialah “how to do”.

Jangan salahkan jika sebuah buku atau seminar yang hanya membahas “what to do”, karena memang itu tujuaanya. Yang diperlukan ialah usaha kita untuk mengetahui bagaimana melakukannya atau “how to do”-nya. Seorang entrepreneur haruslah kreatif, namun bagaimana agar kreatif? Anda harus mencari cara bagaimana supaya kita kreatif? Anda harus memiliki ilmu tentang kreativitas dan kemudian melatihnya. Jawaban ini baru dalam tahap “what to do”. Lalu, bagaimana caranya? By the way, saya sudah membuat kursus bagaimana cara berpikir kreatif dan melatihnya. Klik disini untuk mengikuti kursus kreativitas via email.

Yang ketiga ialah “why”. Menurut Robert T Kiyosaki ini adalah kata kunci terpenting dibanding kedua kata kunci lainnya. “Why” adalah alasan yang mendorong Anda melakukan sesuatu. Jika Anda ingin memiliki keterampilan menulis, mengapa Anda harus memiliki keterampilan menulis? Semakin kuat jawaban Anda terhadap pertanyaan “why”, maka dorongan untuk melakukan akan semakin besar. Percuma Anda sudah mengetahui jawaban dari “what” dan “how”, tetapi tidak memiliki jawaban dari “why” atau jawabannya lemah. Jawaban dari “why” adalah motivasi Anda memiliki keterampilan tersebut.

Baca Selengkapnya.......

Semangat Setiap Saat

Untuk Hidup yang Lebih 'Hidup'

Mari kita lihat orang-orang hebat. Apa saja yang membuat mereka ( dan anda ! ) bisa semangat setiap saat. Beberapa prinsip di bawah ini akan sangat membantu:

1. Kesadaran

Pernah nonton pertandingan sepakbola? Sebagai penonton, kita bisa melihat bagaimana seluruh pemain bergerak memperebutkan bola, saling oper, berlari, berkelit, bertahan, dan sesekali nyikut lawan. Kita bisa melihat kesalahan-kesalahan para pemain. Juga melihat kehebatan-kehebatannya. Kita berteriak gembira bila para pemain melakukan kehebatan. Kita juga teriak – tapi kecewa atau marah – bila mereka melakukan kesalahan.

Nah, saudara bisakah anda bayangkan bila anda menjadi penonton, sekaligus pemain sepakbola tadi? Bila anda bisa melakukannya untuk hidup sehari-hari anda, itulah kesadaran. Para pemain sepakbola yang hebat punya kesadaran yang tinggi. Secara fisik, mereka memang berada di lapangan, bergerak seperti para pemain yang lain. Tapi kesadaran mereka juga bergerak. Mereka sadar atas fisik mereka dan apa yang mereka pikirkan dan rasakan. Mereka ’memantau’ semua pergerakan pemain-pemain yang lain. Itulah yang membuat mereka berada di posisi yang tepat.

Ketika anda sadar sepenuhnya atas diri anda, maka anda menjadi tuan bagi diri anda sendiri. Anda jadi pemimpin bagi diri anda sendiri. Anda mengambil kendali diri anda. Anda bukan hanya sadar atas fisik, pikiran, dan perasaan anda. Anda bahkan sadar atas pertempuran di dalam diri anda. Yap, pertempuran dalam diri antara ego (nafsu) dan nurani anda. Anda tahu di dalam diri anda ada pertempuran. Anda jadi penonton pertempuran itu. Kepada siapa anda berpihak terserah anda. Anda punya kekuatan untuk memilih salah satu diantara keduanya, atau tidak memilih sama sekali. Kekuatan untuk memilih tersebut adalah Free Will (Kebebasan Berkehendak/Memilih)

2. Free Will
Misalnya Anda bertamu ke rumah saya. Saya tawari anda minum : “Mau minum apa? Teh atau Kopi?” Apa jawaban anda? Bila anda menjawab teh, maka anda baru menggunakan kekuatan Free Choice (Pilihan Bebas). Begitu juga bila anda menjawab kopi, free choice. Anda memang bebas mau milih minum apa, tapi pilihannya dibatasi oleh saya yang menawari.

Anda disebut mengaktifkan Free Will, bila anda menjawab : “Kalau saya minta minumnya Jus Durian, Pak Supardi nggak keberatan kan?” Nah, pilihan anda sudah keluar dari batas yang saya buat. Free Will anda telah aktif.

Free Will adalah kekuatan anda untuk bebas memilih hal-hal yang baik untuk anda. Orang yang telah sadar dan free will-nya aktif, maka ia akan dengan mudah memilih memihak pada nurani untuk mengalahkan dan mengendalikan ego (nafsu). Dua hal ini lah (kesadaran dan free will) yang membuat orang-orang hebat selalu bisa bertahan dan keluar dari berbagai kesulitan.

3. Keyakinan

Seorang pengamen jalanan memenangi Indonesian Idol. Yap, itulah yang telah Aris buktikan pada kita semua. Darimana kemenangan itu bermula? Keyakinan!. Keyakinan Aris lah yang membakar dirinya untuk ikut audisi dan menjalani proses dengan penuh semangat. Keyakinan bagaimana? Keyakinan bahwa ia layak dan berkemampuan untuk menjadi Indonesian Idol. Dan keyakinannya pun benar dan terbukti.

Di Indonesia ini, banyak pengamen lain yang mungkin punya kemampuan yang lebih hebat dari Aris. Tapi mereka tak punya keyakinan. Akibatnya, mereka tidak bertindak. Mereka diam dan menjadi penonton saja. Itulah sebabnya, kenapa kemampuan bukan faktor utama dalam membentuk keyakinan yang membakar. Jadi apa faktor utamanya? FREE WILL. Free Will membuat siapapun bisa memilih untuk yakin bahkan bila berbagai faktor lainnya justru membuat tidak yakin.

Jadi bila anda miskin, buruk rupa, cacat, pendidikan rendah, tinggal di kampung, dilecehkan oleh banyak orang – termasuk orang tua anda yang seharusnya mendukung anda, intelektualitas (IQ) rendah dan penyakitan, anda masih bisa memilih untuk yakin dan punya mimpi meraih sukses besar. Bahkan menjadi yakin adalah satu-satunya harapan anda untuk meraih sukses itu.

Ketika keyakinan anda tak tergoyahkan, semangat anda akan terus terbakar setiap saat. Memang api semangat itu sesekali redup. Tapi ia tak akan pernah mati. Ia bahkan terus membesar.

4. Tujuan yang membakar.

Tak ada tujuan, tak ada semangat! Hidup tanpa tujuan apapun akan melemahkan anda. Anda hanya akan menjalani rutinitas yang sangat membosankan. Bahkan punya tujuan pun belum tentu membuat anda semangat setiap saat. Anda bukan hanya butuh sekedar tujuan. Anda butuh tujuan yang membakar. Tujuan yang membuat anda tidur larut malam dan bangun shubuh. Tujuan yang sangat penting untuk diri anda. Tujuan yang bisa membuat anda rela berkorban apapun deminya. Nah, tetapkan lah tujuan yang seperti ini, dan semangat anda meraihnya tak akan pernah padam. Sang semangat akan terus membara dan membakar anda.

5. Tekad

Tekad, niat super kuat yang membuat anda bertahan dalam badai apapun dalam mencapai tujuan anda. Tekad adalah sebuah kesadaran akan kesulitan yang akan menghadang di perjalanan. Dengan tekad, anda justru akan semangat ketika kesulitan menghadang. Anda sadar, hanya dengan mengatasi berbagai kesulitan lah, maka keinginan anda akan tercapai. Justru dengan kesulitan lah anda menjadi pribadi yang lebih kuat, lebih mampu, lebih yakin, dan lebih bersemangat. Anda juga sadar bahwa manusia memang diciptakan untuk menghadapi kesulitan-kesulitan besar. Itulah kepercayaan Tuhan pada manusia yang terbesar.

6. Disiplin

Disiplin berarti hanya melakukan hal yang benar dan penting untuk anda. Tidak masalah apakah hal yang benar dan penting itu anda sukai atau tidak. Dan memang sangat mungkin hal yang benar dan penting itu justru tidak menyenangkan, membuat anda menderita dan menimbulkan kesakitan-kesakitan fisik, mental, finansial, dan sosial. Tapi disiplin benar-benar membebaskan jiwa anda. Dan jiwa yang bebas merdeka membuat anda semangat setiap saat.

Saya bangun tidur sebelum shubuh. Dan ini – awalnya – sangat tidak menyenangkan. Ketika alarm di HP saya berteriak-teriak, fisik saya masih ingin tidur. Demikian juga dengan pikiran dan perasaan saya. ”Ah, lagi enak nih. Lima menit lagi deh”. Untungnya, saya sadar, menggunakan freewill untuk memihak nurani. Maka setiap hari, saya pun disiplin bangun sebelum shubuh. Dan di setiap harinya, saya benar-benar merasa tenang dan bahagia. Memang, ketika kita berhasil mengatasi kesulitan, maka itulah imbalannya. Dan imbalan itu benar-benar sepadan.

7. Fokus

Fokus adalah sebuah janji untuk berada di jalur anda, apapun yang terjadi di jalur itu. Bila anda telah memilih untuk berbisnis jualan sayuran misalnya, maka tetaplah di jalur itu, meski berbagai kesulitan menghadang. Ketika anda tetap di jalur anda (fokus), maka anda akan lebih ahli dari waktu ke waktu. Berbagai kesulitan di jalur anda itu telah anda kenali, dan anda ahli dalam mengatasinya. Anda bahkan terus makin cepat dalam melakukannya. Anda memang menapaki jalur anda dari nol. Tapi tingkat anda terus meningkat. Anda tidak pernah kembali ke tingkat nol lagi. Itulah keuntungan fokus.

Masalah dengan orang yang tidak fokus adalah mereka harus memulai dari nol terus menerus untuk berbagai jalur yang mereka pilih. Dan ini jelas menghamburkan sumberdaya.

Nah, saudara... selamat bersemangat. Setiap saat!!!
Spread The Word

Baca Selengkapnya.......

Kalimat Singkat di Buku Jadwal

Apakah Memaafkan Proses Yang Sulit?
Pagi ini saya tiba di klinik dan mengecek jadwal saya di buku jadwal.

Ketika sedang asyik mengecek jadwal saya untuk hari ini dan beberapa hari ke depan, mata saya terantuk kalimat kecil di bagian bawah kertas.

Biasanya sih saya tidak memperhatikan, tetapi hari ini ga tahu kenapa tiba-tiba mata mengarah kesana saja gitu.

Jadi kan biasa tuh, kita lihat kalimat-kalimat singkat yang ditujukan untuk pencerahan, wake up call atau apapun lah namanya.

Kalimat-kalimat seperti, ‘Gantungkan cita-citamu setinggi langit’ atau ‘Kegagalan adalah sukses yang tertunda’ atau kalimat-kalimat sejenis lainnya.

Nah, buku jadwal yang terdapat di resepsionis bagian pendaftaran klinik saya tuh di setiap bagian bawah kertasnya selalu tercetak kalimat-kalimat singkat seperti itu.

Yang terbaca oleh saya pagi ini adalah kalimat :

‘Manusia menjadi lengah ketika dia mulai memaafkan dirinya’

Heh???

Jujur awalnya saya kira saya salah baca, siapa tahu mata saya lagi siwer mungkin.

Tapi baca dua kali, tiga kali (sampai empat kali malah mungkin) kok ya sama aja tuh kalimatnya.

Saya lalu berjalan masuk ruang praktek dengan mengeryitkan dahi.

Memaafkan…. Lengah….

Lengah…. Karena memaafkan…

Really??

Kok rasanya saya tidak setuju ya.

Buat saya malah orang yang bisa memaafkan dengan tulus (bukan hanya asal di mulut ya) justru orang-orang yang sadar dengan sepenuhnya atas segala hal yang terjadi dan sadar dengan besar hati untuk menerima, belajar dari apa yang telah terjadi.

Atau saya yang salah mengartikan kata ‘lengah’?

Nah!

To make it sure, saya trus jadi bolak-balik kamus bahasa Indonesia mencari si kata lengah.

Yang saya temukan :

Lengah : lalai, teledor, tak peduli, lemah.

Belum puas juga, saya pun buka kamus bahasa Inggris.

Lengah : careless, inattentive, neglectfullness, nonchalant.

Lah… Kalau begitu masa iya memaafkan bisa dikatakan sebagai sebuah keteledoran?

Masa iya memaafkan membuat kita jadi tidak peduli & apalagi… Menjadi lemah???

Waduh… buat saya ga banget tuch.

Memaafkan butuh hati yang kuat & bukan hati yang lemah.

Saya malah pernah baca : The man who can truly forgive, is the strongest of all.

Jujur saja, berapa banyak dari kehidupan kita, kita memutuskan untuk marah & ogah banget memaafkan.

Berapa ratus kali mungkin kita udah ngomong, “enak aja gw maapin, untungnya di dia dong!”? (kalo perlu pake tanda seru panjang buanget berjejer)

Berapa banyak sudah dalam hidup ini kita menyalahkan semua orang yang masih mungkin bisa untuk disalahkan atas segala kejadian-kejadian buruk yang terjadi dalam hidup kita?

Berapa banyak kita merepet panjang pendek untuk semua hal-hal yang tidak berjalan sesuai dengan rencana & harapan yang ada?

Berapa banyak kita benar-benar dapat memaafkan???

Dengan tulus? Dengan ikhlas? Dengan penuh kesadaran untuk belajar dari semua hal yang telah terjadi??

Dulu saya pernah baca kalimat : To hold grudge in your heart is like biting a dog after the dog bite you.

He3x… Kalau dibayangkan lucu juga ya, andaikan kita digigit anjing, trus saking dendam & ga mau memaafkan si anjing, kita gigit balik dah itu anjing.

Tapi kalau dipikir lagi, bener toh, berapa ratus kali mungkin kita sudah prefer untuk ‘gigit balik si anjing’ daripada memaafkan dan melihat ‘kecelakaan’ yang terjadi yang sebagai bentuk belajar saja.

Lain kali jangan dekat-dekat anjing gitu…

Jadi kok ya buat saya, untuk memaafkan justru membutuhkan kesadaran dari si individu ya.

Kesadaran bahwa suatu hal yang berjalan tidak sesuai dengan harapan kita mah sesuatu yang normal dalam hidup ini.

Bahwa justru dari hal-hal yang terjadi di luar harapan kita itu, kita malah jadi sadar untuk belajar banyak.

Bahwa dengan sadar menerima hal-hal tersebut justru membuat kita menjadi individu yang ikhlas dan berani menjalani hidup.

Rasanya buat yang tidak terbiasa, memaafkan itu sebuah proses yang cukup sulit dan membutuhkan keberanian yang cukup besar.

Apalagi memaafkan diri sendiri.

Kita sudah sangat terbiasa mungkin being hard on ourselves.

We have to be ‘strong’ one!

Or so they say….

& akibatnya kita jadi tidak bisa fleksibel menerima kekurangan, kekhilafan & kealpaan kita.

Begitu salah dikit, kita biasanya langsung ngomong, “Bego amat sih gw. Dasar tolol!!”.

Trus seakan belum cukup rasanya ngomong kayak begitu ke diri sendiri, biasanya kesalahan itu bolak-balik di-rewind di memori kita.

Hiya loh…. Betul atau betul?

Jadi kalau saya telaah sekali lagi,

‘Manusia menjadi lengah ketika dia mulai memaafkan dirinya’

He3x… teteup tuh saya tidak setuju…

Baca Selengkapnya.......

Pengingat Waktu

My Slide



Comment


ShoutMix chat widget

Tukeran Link

MY LINK

Chat With Me

Blog Archive

Recent Comment

Recent Post

 

Copyright © 2009 by Me and MySelf